Nov. 20, 2007 -- Nintendo announced that the Super Mario Galaxy game for its Wii system has become the best-reviewed video game of all time, according to multiple review-tracking sites.Super Mario Galaxy had the strongest one-week debut of any Wii game to date and has also become the best-selling Mario title ever in its first week, with U.S. sales of more than 500,000, based on internal Nintendo sales figures. (PRNewsFoto/Nintendo)

13 September 1985, perusahaan multinasional asal Jepang, Nintendo, meriris game fenomenal “Super Mario Bros”. Dilansir dari laman The Verge, Nintendo merilis Super Mario Bros perdana ini untuk konsol Famicom di Jepang.

Perusahaan berbasis di Kyoto itu kemudian merilis game ini untuk konsol Nintendo Entertainment System (NES) di Amerika, Eropa, dan beberapa negara lain.

Game ini merupakan rilisan kedua setelah Nintendo sempat memperkenalkan Super Mario Bros untuk platform arcade pada 1983. Shigero Miyamoto dan Takashi Tezuka merupakan seorang di balik lahirnya permainan legendaris ini. Sampai saat ini, game ini masih banyak dimainkan oleh berbagai kalangan, baik muda maupun tua.

Versi baru game dengan karakter Mario, Luigi, Putri Peach, Toad, dan Bowser ini pun masih dirilis Nintendo hingga sekarang.

Karakter

IGN Presents: The History of Super Mario Bros. - IGN | Mario art, Super  mario art, Super mario bros

Karakter utama dalam permainan ini adalah seorang lekaki berkumis yang menggunakan pakaian overall merah dengan baju coklat. Lelaki bernama “Mario” ini akan berjalan menuju tingkat akhir dengan melalui bermacam rintangan.

Super Mario Bros bisa dimainkan sendiri (1P) maupun dua orang (2P) secara bergantian. Jika pemain menggunakan mode single player, dia akan memainkan peran Mario sebagai karakter utama dalam jalannya permainan.

Sedangkan jika menggunakan two player mode, pemain kedua akan menggunakan karakter bernama Luigi. Sosok ini merupakan adik dari Mario yang digambarkan dalam permainan dengan perbedaan overall putih dan memakai baju hijau.

Menjelajah Kerajaan Jamur adalah tantangan dalam setiap tingkat dalam permainan ini. Pemain harus menghancurkan dan melawan Bowser, sebagai karakter musuh dalam permainan, yang punya prajurit dalam bermacam bentuk.

Pada tahapan akhir, Mario dan Luigi akan menyelamatkan Putri Peach dan Kerajaan Jamur dari cengkeraman Bowser.

Hiroshi Yamauchi, orang nomor satu di Nintendo, sedang pusing. Penyebabnya, waktu itu, 1980, dua gim arcade yang dibikin khusus untuk mengokupasi pasar AS yang diprediksi punya potensi keuntungan senilai $8 miliar, Radar Scope dan Space Invaders, gagal memberikan hasil maksimal. Penjualan seret, kedua gim tersebut dianggap tak menarik.

Tak ingin lama-lama berkubang dalam kecewa, Yamauchi langsung putar otak mencari strategi ampuh guna memperbaiki keadaan. Ia lantas menunjuk Shigeru Miyamoto, staf di divisi desain, untuk membuat gim baru pengganti Radar Scope.

Bagi Miyamoto, lulusan teknik industri, tugas yang diberikan Yamauchi bukanlah perkara sepele. Ada tanggung jawab besar—atau mungkin beban—yang dipikul mengingat ia harus mengangkat martabat perusahaan setelah keok lewat Radar Scope.

Langkah pertama yang diambil Miyamoto adalah berusaha menghadirkan Popeye sebagai karakter utama dalam gim yang sedang ia bikin. Namun, upayanya gagal karena kesepakatan pemberian lisensi tak membuahkan hasil.

Kegagalan ini rupanya punya hikmah sekaligus membuka jalannya ke arah yang mungkin tak pernah dibayangkan sebelumnya.

Modal Babat Alas

Kreator Mario Bros Dinobatkan Sebagai Pahlawan Warisan Budaya Jepang

Alih-alih patah arang, Miyamoto justru kian termotivasi dalam menuntaskan tugas perusahaan. Pasalnya, ia lebih punya kebebasan untuk menentukan bagaimana gimnya akan dibuat. Ditolaknya permohonan lisensi Popeye ternyata mendatangkan berkah, setidaknya bagi Miyamoto dan ambisinya.

Dalam “How Super Mario Became A Global Cultural Icon” yang terbit di The Economist dijelaskan, hal pertama yang ia susun adalah plot permainan. Miyamoto tak ingin plot yang njelimet. Maka, dibikinlah cerita yang intinya merekam perjalanan seorang pahlawan menyelamatkan nyawa gadis dari gorila.

Lagi-lagi, untuk urusan penggambaran tokoh, Miyamoto tak menghendaki pahlawannya adalah manusia super. Ia ingin gimnya dekat dengan realitas. Walhasil, jadilah karakter pria biasa, bekerja sebagai tukang kayu, berusia paruh baya, mengenakan topi, memakai baju berwarna cerah, dan punya kumis hitam lebat di wajahnya.

Tiga ciri-ciri yang disebut terakhir dibuat sengaja untuk menyiasati keterbatasan teknis dalam layar beresolusi rendah. Penyertaan kumis, misalnya, ditujukan untuk memisahkan bagian hidung dan dagu agar tidak nampak jadi satu. Topi dipakai untuk menggantikan rambut yang dinilai tak muat dalam kotak 16 piksel. Sementara pakaian berwarna cerah dimaksudkan agar si karakter utama tetap menonjol dengan latar belakang gim yang gelap.

Kreasi Miyamoto sukses besar dan membuat publik seketika lupa dengan kegagalan Radar Scope. Dalam dua tahun pertama usai rilis, Donkey Kong terjual lebih dari 60 ribu buah, jauh di atas Radar Scope yang tercatat hanya laku seribu.

Kesuksesan itu mendorong Nintendo untuk semakin tancap gas menggenjot keuntungan. Salah satu caranya dengan menjadikan Jump Man sebagai gim yang terpisah. Agar lebih catchy, nama Jump Man diganti dengan Mario, yang konon katanya terinspirasi dari nama pemilik tanah di Seattle, Mario Segale, yang gemar meminta pembayaran sewa lebih cepat kepada bos Nintendo di AS, Minoru Arakawa. Kebetulan, Segale juga berkumis.

Kemunculan Mario dengan identitas barunya terjadi pada 13 September 1985, tepat hari ini 33 tahun silam. Ia, sebagaimana ditulis IGN dalam “The History of Super Mario Bros,” dijual satu paket bersama Nintendo Entertainment System (NES), konsol gim berwarna marun-putih, dengan tajuk Super Mario Bros.

Keputusan Nintendo tak salah. Mario berhasil mendatangkan kesuksesan besar. Anak-anak—dan juga orang dewasa—kehilangan hari-hari dalam kehidupan mereka di bawah pengaruh gim Mario. Statistik memperlihatkan, Super Mario Bros. terjual lebih dari 40 juta buah. Masyarakat banyak membeli NES karena ingin memainkan Super Mario Bros. Ia dirayakan di mana saja: acara televisi, film (meski buruk), dan produk budaya lainnya. Saking populernya, anak-anak AS kala itu lebih akrab dengan Mario daripada dengan Mickey Mouse.

Gameplay

Super Mario Bros. Luigi Princess Peach, mario bros, anak, super Mario Bros  png | PNGEgg

Mario dan Luigi berjuang untuk menyelamatkan Putri Peach dengan menjelajahi Kerajaan Jamur yang sudah dikuasai anak buah Bowser. Permainan ini terdiri dari delapan tingkatan dengan empat sub tingkat yang masing-masing mempunyai kesulitan tersendiri.

Mario dan Luigi akan dituntun pemain untuk berjalan ke arah depan dengan melompat, menghancurkan musuh dengan cara menginjaknya, atau menembakkan api selama permainan.

Bonus dan poin yang didapat berasal dengan cara memecahkan balok-balok yang terdapat simbol tanda tanya. Karakter juga bisa mendapatkan tambahan tenaga apabila memakan jamur berwarna merah serta bisa mengeluarkan tembakan apabila mendapat bunga berapi.

Pada permainan ini, seorang pemain diberikan tiga kesempatan. Namun, apabila pemain memperoleh jamur berwarna hijau (1 Up) dia akan dapat tambahan kesempatan. Ketika pemain telah melebihi tiga kali kesempatan, pemain harus mengulang dari tingkatan level pertama.

Dalam wawancaranya dengan National Public Radio, Miyamoto menjelaskan bahwa nama Mario terinspirasi dari tokoh di komik-komik Italia yang ia baca kala masih muda. Oleh karena itulah karakter Mario tidak ada ciri khas Jepang-nya sama sekali.

Premis utama Super Mario Bros. adalah tentang petualangan Mario menyelamatkan Putri Peach dari sergapan Bowser, kura-kura raksasa yang jahat. Agar premis tersebut berjalan dengan baik, Miyamoto, dibantu Takashi Tezuka, sang partner-in-crime, menciptakan tokoh-tokoh menarik lainnya dalam semesta gim Super Mario Bros.

Misalnya, Luigi, kawan Mario yang tampilannya lebih kurus dan mengenakan baju berwarna hijau. Ada juga Little Goombas (makhluk berwujud jamur), Koopa Troopas (pasukan kura-kura pembunuh), Cheep-Cheep (ikan pemburu), Podoboo (bola api), sampai Koopa Paratroopas (kura-kura terbang).

Selain karakter-karakter menarik, Super Mario Bros. juga ditunjang gameplay yang asyik—meski sangat sederhana. Anda tinggal menggerakkan Mario maupun Luigi dari kiri ke kanan, melompati satu tempat ke tempat lainnya lewat pipa. Jika Anda butuh kekuatan tambahan untuk mengalahkan musuh, maka Anda tinggal makan saja jamur ajaib (menjadikan badan lebih besar dua kali lipat) atau menggasak bunga api (memberi kemampuan menembakkan bola api).

Perkembangan

Topi Mario Bros Super Luigi Nintendo Game Cosplay Anime Cap Hat Merah Hijau  Red Green Putih White | Shopee Indonesia

Sejak awal dirilis, permainan ini membawa pengaruh yang besar terhadap perkembangan game. Super Mario Bros tercatat sebagai salah satu permainan terlaris sampai saat ini.

Game ini berhasil memberikan warna lain dalam perkembangan industri permainan. Walaupun masih menggunakan 2D platformer game, Super Mario Bros bisa menghadirkan daya tarik bagi para gamer.

Sampai saat ini, versi terbaru yang dikembangkan dari game ini terus bermunculan dan tampil dengan bermacam gameplay yang beda dengan versi pendahulunya.

Nintendo tetap menjadikan Mario dan Luigi sebagai andalan di berbagai konsol yang dirilisnya, baik itu NES, Super NES, Nintendo Wii, Nintendo Wii U, hingga Nintendo Switch.

Tidak hanya itu, Nintendo juga merilis franchise dari game ini untuk perangkat genggam seperti Game Boy dan Nintendo DS. Nintendo juga masuk ke pasar aplikasi, baik itu Android dan iOS, dengan merilis Super Mario Run, yang juga meraih kesuksesan.

Dalam perkembangannya, Super Mario Bros. lantas berubah jadi franchise. Sejak pertama kali diluncurkan ke publik sampai sekarang, sudah ada lebih dari sekitar 10 gim tentang petualangan Mario dengan karakteristik yang bermacam rupa. Dari Super Mario World (1992), Super Mario 64 (1997), Super Mario Sunshine (2002), New Super Mario Bros. (2006), New Super Mario Bros. Wii (2009), hingga Super Mario Galaxy (2010).

Tentu tak semua ragam gim Mario di atas berakhir manis, baik dari segi popularitas maupun keuntungan yang dicapai. Yang mungkin paling terekam dalam ingatan adalah ketika Nintendo memutuskan merilis Super Mario Run pada 2016. Niatan Nintendo, yang saat itu dipimpin Satoru Iwata, terdorong oleh kesuksesan gim mobile garapan Niantic, Pokémon Go, yang sukses besar secara global.

Banyak yang puas dengan Super Mario Run. Namun, yang kecewa juga tak satu dua. Mereka yang kecewa beranggapan bahwa Super Mario Run mengkhianati esensi petualangan Mario yang dibentuk dari aktivitas melompat, bukan berlari.

Tak sebatas itu saja, mereka turut menyayangkan betapa mahalnya biaya yang harus ditebus untuk menikmati Super Mario Run (sekitar $10) lewat gawai. Belum lagi fakta bahwa Super Mario Run hanya tersedia untuk iPhone, yang mana semakin memperlihatkan kesan eksklusivitas gim Nintendo ini.

Tak bisa dipungkiri, Mario merupakan salah satu produk gim—sekaligus budaya—paling populer yang pernah lahir ke dunia. Mario banyak dicintai masyarakat dunia karena ia dekat dengan realitas dan menggambarkan sifat manusia pada umumnya.

“Saya pikir Mario jadi sangat terkenal karena segala tindakannya dalam permainan mencerminkan sifat manusia. Takut pada ketinggian, misalnya. Ini merupakan hal-hal yang melekat pada manusia dan menjadi pengalaman bersama. Dan saya pikir karena kesederhanaan itulah yang membuat Mario selaras dengan hidup orang banyak,” terang Miyamoto seperti dilansir Edisi Bonanza88 dari beberapa sumber.

“Visi saya tentang Mario adalah bahwa dia semacam menjadi perwakilan dari semua orang. Dia semacam pahlawan kerah biru. Dan itulah mengapa kami memilih peran-peran seperti tukang kayu dan ledeng untuknya.”

Karakter Mario Baros Si Tukang Ledeng

Super Mario, Si Tukang Ledeng Kesohor, Ternyata Bukan Manusia

Tanpa meremehkan pekerjaan tukang ledeng, tapi mungkin banyak orang penasaran kenapa karakter Mario Bros diciptakan sebagai orang yang suka membenarkan pipa-pipa rusak? Apalagi game Mario Bros diperuntukkan untuk kalangan anak kecil, yang tentu saja lebih tertarik terhadap profesi-profesi umum seperti polisi, guru atau dokter.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya kamu ketahui dulu sejarah karakter yang identik dengan kumis tebal serta berbaju merah ini.

Karakter Mario Bros pertama kali mencuri perhatian ketika Nintendo merilis game Super Mario Bros pada tanggal 13 September 1985. Shigeru Miyamoto jadi sosok paling bertanggung jawab atas hadirnya karakter Mario di kancah industri game kala itu.

Tak cuma mengembangkan Super Mario Bros, Shigeru Miyamoto juga turut andil membuat game populer lain, The Legends of Zelda.

Hadir di Game Donkey Kong

Uniknya, meskipun sangat populer melalui game Nintendo Super Mario Bros, tapi kehadiran pertama kali Mario terjadi dalam game Donkey Kong. Mario dijuluki sebagai “Jumpman” karena tugasnya hanyalah meloncat menghindari rintangan yang datang.

Dalam game ini pun profesi Mario bukanlah seorang tukang ledeng, melainkan tukang kayu. Alasannya karena profesi ini cocok dengan apa yang ditawarkan oleh game Donkey Kong, yakni berlatar di lokasi kontruksi.

Mario pun kemudian hadir di game Super Mario Bros. Namun kali ini dia tampil sebagai tukang ledeng, lengkap dengan baju merah biru khas serta beragam alat pertukangan yang melekat di dalam tubuhnya.

Asal-usul kenapa Mario berprofesi sebagai tukang ledeng sebenarnya cukup sederhana. Seperti halnya saat ia tampil sebagai tukang kayu di game Donkey Kong, dalam game Super Mario Bros profesi tukang ledeng terasa lebih cocok.

Kamu akan melihat banyak pipa dan jamur di dalam game Super Mario Bros. Ada sebuah teori unik yang menyebutkan jika jamur-jamur yang ada di game tersebut muncul karena banyak pipa tidak pernah dibersihkan atau diperbaiki.

Tak salah hingga akhirnya Shigeru Miyamoto menciptakan karakter Mario Bros berprofesi sebagai tukang ledeng di dunia Super Mario Bros ketimbang sebagai tukang kayu.

Eits, ternyata profesi Mario tak berhenti hanya sebagai tukang ledeng saja lho. Memang sih, Mario identik dengan pekerjaan memperbaiki pipa, tapi dalam beberapa game lain ia kerap tampil dengan beragam profesi berbeda.

Profesi Mario Bros lainnya di game adalah pembalap gokart, atlet, presiden perusahaan mainan, pekerja pabrik, tentara, hingga tukang roti.