Dennis Rodman adalah salah satu pemain basket professional kenamaan di Amerika. Ayahnya, Philander Rodman, Jr adalah seorang anggota angkatan udara Amerika dan veteran perang Vietnam. Lahir di Ternton, New Jersey, Dennis pernah dua kali terpilih sebagai NBA Defensive Player of the Year dan telah 5 kali memenangkan pertandingan NBA (1989, 1990, 1996, 1997, 1998).

Awal karir Rodman di dunia basket adalah ketika dia berhasil menjadi pemain Detroit Piston. Rodman berhasil memenangkan total 52 pertandingan bersama Piston. Setelah keluar dari Piston, Rodman bermain untuk San Antonio Spurs dan kemudian pindah ke Chicago Bulls pada tahun 1995. Di tahun 1998, Rodman bergabung dengan Los Angeles Lakers.

Rodman kemudian pindah dan bergabung dengan Dallas Maverick di tahun 1999.

Pemain basket yang pernah menjalin hubungan dengan Madonna, dan sempat menikah dengan Carmen Electra ini juga merupakan seorang pemain gulat. Rodman juga memilki acara TVnya sendiri THE RODMAN WORLD, dan pernah berakting dalam film action SIMON SEZ dan DOUBLE TEAM bersama aktor Jean Calude Van Damme.

Bercinta Tiada Henti

Inside the Carmen Electra and Dennis Rodman relationship - Chicago Tribune

Di balik prestasinya yang gemilang, Dennis Rodman dikenal sebagai pemain paling kontroversial dalam sejarah bola basket NBA tahun 1990-an. Rodman yang kini berusia 59 tahun itu merupakan pensiunan pemain basket profesional Amerika Serikat.

Rodman bermain untuk Detroit Pistons, San Antonio Spurs, Chicago Bulls, Los Angeles Lakers, dan Dallas Mavericks di NBA. Dia dijuluki “Cacing” dan terkenal karena kemampuan bertahan dan rebound yang kuat.

Ada banyak cerita kontroversial yang diungkapkannya setelah pensiun dari dunia basket pada 2005 silam. Salah satunya adalah pengakuannya sudah bercinta dengan ribuan wanita.

500 di antara wanita itu diklaim Rodman bukan PSK. Peraih lima gelar NBA itu juga mengaku pernah mengalami patah penis sebanyak tiga kali karena hubungan seksualnya yang di luar nalar.

“Saya sudah bercinta dengan lebih dari 2.000 wanita. Dan sedikitnya 500 dari mereka bukan wanita panggilan,” kata Rodman, dalam film dokumenter ‘The Last Dance’ di Netflix, dilansir Edisi Bonanza88 dari Marca.

Bukan cuma itu, Rodman juga mengaku pernah berhubungan dengan seorang pria gay pada masa jayanya dulu. Rodman menegaskan, tak pernah malu dengan prilaku yang menyimpang itu, bahkan jawabannya terkesan bangga.

“Sangat keren bahwa orang-orang menjadi tahu bahwa anda adalah gay, atau homoseksual atau apa pun, lesbian dan hal-hal seperti itu,” kata Rodman kepada Business Insider.

Rodman juga menceritakan dirinya didekati oleh komunitas gay karena dia berpose untuk sampul salah satu majalah olahraga Amerika, Sports Illustrated tahun 1995 dengan pakaian wanita.”Itu menjadi sampul Sports Illustrated terlaris yang pernah ada,” ujarnya.

“Dan kemudian komunitas gay mulai menghubungi saya dan berkata, ‘Wow, kami tidak pernah tahu bahwa komunitas kami dapat direpresentasikan seperti itu dalam olahraga. Dan orang-orang pada saat itu tidak tahu bahwa saya melakukan itu,” tuturnya.

Rodman memang sering mengungkap pengakuan dan melakukan hal kontroversial sepanjang hidupnya. Hal yang tak kalah aneh dari sisi Rodman adalah menikahi dirinya sendiri dalam pesta yang aneh sekaligus mempromosikan buku barunya. Rodman mengaku dirinya biseksual dan berpenampilan layaknya mempelai wanita, berdandan dalam gaun pengantin.

Penis Patah

Momen Dennis Rodman Dikurung Madonna karena Ngebet Minta Dihamili

Hidup lelaki dengan nama lengkap Dennis Keith Rodman ini juga dipenuhi dengan kontroversi dalam hidupnya. Dengan rambut yang dicat warna-warni dan badan penuh rajahan tato, bintang basket ini dikenal badung.

Di sepanjang kariernya di NBA, sikap jahil Dennis Rodman juga kerap dipertontonkan dengan mengejek lawan atau terlobat dalam perkelahian. Yap, lelaki dengan tinggi badan 2,01 meter ini memang biang masalah!

Nggak Cuma di lapangan, Dennies Rodman juga dikenal bikin onar di kehidupan pribadinya. Nggak heran berbagai cerita konyol tentang dirinya turut beredar, salah satunya adalah cerita seks yang pernah dialaminya. Lelaki yang pernah mengencani Madonna dan Carmen Electra ini tentu menyedot perhatian publik akibat polah bercintanya.

Saking liarnya, Dennis Rodman bahkan pernah mengalami patah penis hingga tiga kali! Hal tersebut diungkapkannya dalam beberapa kesempatan termasuk kepada majalah Vice beberapa tahun silam.

Dalam wawancara, Dennis Rodman membeberkan kronologis patah penis yang dialaminya tersebut. Dia menyebutkan bahwa kejadian liar tersebut dialaminya di Dallas bersama pacarnya.

“Pacar saya memang doyan seks dan saat itu dia ingin mencoba hal baru dan liar. Dia ingin saya lari dan melompat di atasnya. Tapi tiba-tiba saya mendengar suara berderak dan darah sudah ada di mana-mana,” kenangnya.

Kala itu Dennis Rodman mendapati sang pacar yang sangat ketakutan karena menganggap dirinya tewas bersimbah darah. Namun nyatanya, darah tersebut bukan berasal dari pacarnya namun dari cedera alat vital Dennis yang patah! Duh, ngilu nggak sih!

Setelah kejadian tersebut, cedera panis yang dialaminya terkadang kambuh. Tercatat Dennis Rodman mengalami dua kali patah penis setelahnya karena dipicu gaya liarnya dalam bercinta. Tapi tetap saja, dia nggak berubah.

Dalam kesempatan lain, pebasket berbobot 103 Kg ini juga mengaku pernah diundang oleh Kim Jong-un dalam pesta seks rahasia. Di sana dia menceritakan bahwa terdapat gadis-gadis seksi dan vodka yang banyak.

“Kami makan malam dan kita mabuk seperti bajingan, dia mulai bernyanyi karaoke dan aku tidak tahu apa yang dia bicarakan,” kata Rodman.

Jeratan Narkoba

The Problematic Sex Appeal Of Dennis Rodman

Pemain yang terkenal dengan warna rambut nyentrik ini mendapatkan vonis tiga tahun masa percobaan dari pengadilan akibat mengemudi dalam pengaruh alkohol.

Rodman ditangkap pihak kepolisian Newport Beach, California, Amerika Serikat, pada 13 Januari lalu karena ia melanggar beberapa rambu lalu lintas di jalan tol. Polisi lantas melakukan tes alkohol pada urine Rodman dan hasilnya positif. Ia sempat ditahan selama tujuh jam sebelum akhirnya dibebaskan dan berkasnya dilimpahkan ke pengadilan.

Selain masa percobaan, Rodman juga diberi hukuman berupa rehabilitasi alkohol selama sembilan bulan plus denda sebesar AS$390. Kejadian ini pun bukan kali pertama bagi Rodman. Ia tercatat sudah dua kali tertangkap polisi akibat hal yang sama pada 1993 dan 2003.

“Bukan lagi rahasia kalau Rodman memiliki masalah dengan alkohol selama 17 tahun terakhir. Dia juga memiliki beberapa masalah kehidupan lainnya dan kami akan berusaha untuk membantunya memperbaiki semua itu,” ungkap Darren Prince, agen Rodman kepada USA Today Januari lalu.

“Saya telah menjadi agennya selama 20 tahun terakhir dan kami lebih seperti saudara ketimbang agen dan pemain.  Dia pribadi yang luar biasa dan layak untuk menemukan kebahagiaan dalam hidupnya seperti kebahagiaan yang ia berikan kepada penggemarnya di seluruh dunia. Ini adalah kesempatan baik baginya untuk memperbaiki hidupnya,”imbuh Prince.

Kuasa hukum Rodman, Paul S. Meyer mengungkapkan apa yang diputuskan pengadilan merupakan hal yang tepat, mengingat kliennya berusaha sembuh dari kecanduan alkohol selama 17 tahun terakhir. Meyer yakin sang klien tidak akan melakukan banding dan akan menjalani masa percobaan serta hukuman lainnya sesuai dengan keputusan pengadilan.

Rodman memiliki karir yang cukup gemilang di NBA. Pria yang kini berusia 56 tahun ini menghabiskan 14 musim di NBA bersama lima tim berbeda. Detroit Pistons, San Antonio Spurs, Chicago Bulls, Los Angeles Lakers, dan Dallas Mavericks adalah tim yang pernah memakai jasanya. Dalam prosesnya, Rodman telah memenangi lima gelar juara. Selain di NBA, ia juga sempat bermain basket profesional di Finlandia, Meksiko, hingga Inggris. Namanya juga masuk dalam daftar pemain legenda di Naismith Memorial Basketball Hall of Fame pada 2011 lalu.

Di luar basket, Rodman pernah menjajal seni peran hingga gulat hiburan. Ia juga terkenal akrab dengan dunia politik setelah beberapa kali mengunggah kedekatannya dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un, bahkan menikahi adik perempuan Sang Diktator. Selain itu, Rodman pernah menjadi salah satu tokoh yang didapuk sebagai juru kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 2016 lalu.

Kedekatan dengan Kim Jong Un

Mantan Bintang NBA Dennis Rodman Doakan Kesembuhan Kim Jong Un -  Pikiran-Rakyat.com

Pada saat yang sama, di bagian dunia lainnya, Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menjadi sorotan karena dilaporkan bermasalah dengan kesehatannya. Kim malah sempat diisukan meninggal, meski kemudian dibantah Kantor Berita Korut KCNA.

Rodman dan Kim hidup di belahan dunia berbeda, tapi ada kisah menarik yang melibatkan keduanya pada tujuh tahun silam. Pada 26 Februari 2013, Rodman bersama empat pemain basket tim Harlem Globetrotters dan sejumlah kru menjadi tamu kehormatan Kim di Pyongnyang. Padahal, kedatangan Rodman dan tim basket Harlem hanya berselang empat hari dari ancaman Korut hendak melepas rudal nuklir ke Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Namun, alih-alih berada dalam situasi yang tegang, Kim malah terlihat begitu santai dan penuh kehangatan dalam sebuah foto yang beredar, Kim terlihat tertawa lepas. Rupanya, Kim penggemar basket dan mengidolakan Bulls yang pernah diperkuat Rodman.

Kehadiran Rodman dan Globetrotters di Pyongyang atas sponsor dari Vice Media. Rodman, kru, serta sejumlah pemain Harlem tercatat sebagai orang-orang AS pertama yang langsung bertemu dengan Jong-Un.

Bagi Rodman, ini pertama kali ia menginjakkan kaki di Korut, negara yang selama ini dikenal dunia karena ke tertutupan mereka. “Saya hanya berpikir akan menghadiri sesi tanda tangan dan bermain di laga ekshibisi. Pada saat itu, saya benar-benar tidak tahu apa pun tentang Korea Utara,” kata Rodman di Mike Tyson Hot Boxing’ Podcast, seperti dikutip Metro, Selasa (12/5).

Rodman mengaku sempat khawatir bakal masuk ke penjara. Sebab, mantan pebasket yang mengantarkan Chicago Bulls meraih tiga gelar juara NBA itu tidak ikut bermain. Dia pun sempat dipanggil oleh pejabat utama Korea Utara. “Setelah itu, hal yang saya tahu adalah ada sekitar 22 ribu penduduk Korea Utara bertepuk tangan sambil berteriak,” kata Rodman mengenang.

Ia mengira tepukan itu untuknya. Apalagi, ada bentangan karpet merah menyambut pebasket yang memiliki lima cincin juara NBA. Rodman yang saat itu masih berusia 52 tahun membalas dengan lambaian tangan. Namun, pejabat itu bilang, tepukan tersebut untuk Kim.

Pengalaman Rodman pertama kali berada di Korut pun tidak berhenti sampai di situ. Setelah menghadiri laga ekshibisi, dia menerima undangan Kim untuk datang ke sebuah pesta. Di pesta inilah, Rodman mengaku mendapatkan suguhan-suguhan menarik dari Kim.

Setelah pertandingan berakhir, tutur Rodman, Kim mengantarkannya ke sebuah ruangan. Rodman disambut dengan jamuan minuman beralkohol dan gadis-gadis cantik yang bernyanyi.

Pesta itu, kata Rodman, berlangsung dengan meriah dan sedikit tak terkendali. Setelah makan malam, Kim mulai bernyanyi dan berkaraoke, tapi Rodman tak paham lagu yang dinyanyikan sang diktator. Band berisi wanita-wanita cantik yang hadir dalam pesta itu hanya memainkan satu lagu berbahasa Inggris yang dimengerti Rodman. “Lagu itu adalah lagu tema Dallas, karena itu yang mereka tahu,” tutur Rodman.

Pesta dan alkohol bukanlah barang asing bagi Rodman. Tidak sekali mantan pebasket Detroit Piston itu berurusan dengan pihak berwajib lantaran masalah kecanduan alkohol. Pada 2015 silam, Rodman diketahui menghadiri program rehabilitasi ketergantungan alkohol.

Sementara, di pentas bola basket NBA, Rodman merupakan pemain yang dikenal memiliki gaya urakan dan kerap berulah. Mewarnai rambutnya dengan warna-warna terang dan tubuh dipenuhi tato menjadi identitas Rodman di atas lapangan, terutama saat memperkuat Chicago Bulls. Kendati begitu, mantan pebasket yang berposisi power forward itu dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam kejayaan Bulls, terutama dalam melengkapi duet Mi chael Jordan dan Scottie Pippen.