IDC selaku perusahaan yang bergerak di bidang riset, baru-baru ini merilis hasil laporan pasar komputer atau laptop di Indonesia sepanjang 2020.

Dihimpun dari data terbaru IDC yang dilansir dari Kumparan, pasar laptop di Tanah Air masih dirajai oleh nama-nama besar. Menariknya, tidak ada merek laptop yang berbasis game. Berikut ulasannya:

1. Asus

Asus masih menjadi raja sebagai merek dan perusahaan laptop yang ada di pasar Indonesia. Vendor asal Taiwan ini berhasil mengamankan posisi teratas meskipun mengalami penurunan penjualan sebesar 30,7 persen pada tahun 2020.

Namun di segmen komersil, Asus menunjukkan kinerja yang baik berkat proyek penerapan Chromebook di bidang pendidikan. Di pasar laptop gaming, Asus berhasil mempertahankan posisi sebagai market leader.

2. Acer

Acer naik ke posisi kedua dengan pasar 21,7 persen pada tahun 2020. Proyek pengadaan Chromebook di bidang pendidikan berkontribusi pada impresifnya kinerja tahunan Acer di segmen komersial.

3. Lenovo

Selanjutnya ada Lenovo. Mereka menempati posisi ketiga dengan pasar sebesar 20,2 persen pada tahun 2020. Namun Lenovo masih ditopang pada segmen komersil.

Dimana pemenuhan perangkat di sektor swasta dan publik tetap berjalan di tahun 2020, tapi lebih kecil dibanding 2019 lalu.

4. HP

HP harus tergeser ke posisi empat dengan pangsa pasar 17,2 persen, di tahun 2020. Sama seperti dengan pemain PC lainnya, HP juga mengalami kendala pasokan yang berdampak pada pengiriman PC untuk segmen komersial dan konsumer.

Pengiriman akan desktop mengalami penurunan yang tajam dikarenakan adanya pergeseran permintaan ke notebook.

5. Dell

Terakhir ada Dell, yang hanya mempunyai pasar 6,8 persen di tahun 2020 di pasar Indonesia.

Dell berhasil mengamankan pasokan yang cukup di 4Q20 dimana itu membantu untuk menahan laju penurunan tahunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.