Kumis memang selalu identik dengan laki-laki. Akan tetapi, sebagian wanita di dunia ini juga nyatanya memiliki bulu tipis di atas bibirnya.

Banyak yang menilai bahwa wanita berkumis ini memiliki tingkat nafsu atau gairah seks yang tinggi.

Namun, nyatanya ada beberapa faktor ilmiah lainnya yang membuat sebagian wanita di muka bumi ini berkumis.

Berikut situs Bonanza88 akan mencoba untuk merangkum 5 faktor yang membuat wanita memiliki kumis.

Perubahan hormon

Perubahan hormon saat menopause dapat menyebabkan munculnya rambut pada tubuh. Tak heran jika wanita yang mengalami perubahan hormon saat menopause akan berkumis.

Faktor genetik

Terkadang, wanita berkumis disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan. Apabila Anda memiliki keluarga kandung, seperti ibu dan saudara perempuan yang berkumis, maka kemungkinan besar Anda akan mempunyai kondisi yang serupa.

Wanita berkumis juga umum dialami oleh para perempuan dari Asia Selatan, Timur Tengah, dan wilayah Mediterania.

Peningkatan hormon testosteron

Penyebab wanita berkumis lainnya adalah peningkatan hormon. Munculnya kumis atau banyak tumbuh rambut pada tubuh wanita, juga dapat disebabkan oleh tingginya jumlah testosteron (androgen) di dalam tubuhnya.

Hormon testosteron normalnya berjumlah lebih banyak pada pria, dan berjumlah sedikit pada tubuh wanita. Ketika jumlah hormon testosteron banyak, maka menyebabkan kondisi hirsutisme.

Peningkatan hormon androgen dan kondisi hirsutisme umum terjadi pada wanita yang mengalami sindrom PCOS (polycystic ovary syndrome), yang merupakan penyebab umum wanita mengalami ketidakseimbangan produksi hormon androgen.

Kondisi kesehatan lainnya

Wanita berkumis juga dapat disebabkan oleh kondisi medis serius lainnya, seperti gangguan kelenjar adrenal atau ovarium.

Jika dirasa cukup mengganggu penampilan, kondisi tumbuh banyak rambut pada wajah dan tubuh, sebaiknya diperiksakan ke dokter.

Umumnya, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan pencitraan, seperti CT scan, MRI, atau USG, pada ovarium dan kelenjar adrenal, untuk mendeteksi apakah terdapat kista atau tumor pada kedua organ tersebut.

Penggunaan obat-obatan

Beberapa jenis obat-obatan dapat menyebabkan perubahan hormon dalam tubuh. Akibatnya, perempuan bisa memiliki rambut di wajah atau tubuhnya.

Jenis obat-obatan yang dapat menyebabkan perubahan hormon, antara lain steroid anabolik, minoxidil, obat yang berisi hormon testosteron, danazol, glucocorticoid, Cyclosporine, dan Phenytoin.